IRI…? BILANG BOS!

Melihat foto diatas membuat rasa iri di dada saya semakin membuncah. Lihat saja betapa bangga nya mereka menerima penghargaaan itu. Penghargaan sebagai juara pertama dalam Olimpiade Guru Nasional. Mereka berdua adalah teman saya, yang sehari-hari berkomunikasi dengan saya, bahkan terkadang mereka bertanya kepada saya beberapa hal yang berkaitan dengan komputer yang mereka kurang memahaminya. Seandainya saja yang mendapat penghargaan itu saya, maka betapa bahagianya hati saya. Namun yang kini saya rasakan adalah rasa sakit dari pemandangan di depan saya. Hati saya panas dan merasa tidak karuan karena rasa iri atau bahasa kerennya envy yang mendalam.

“What should I do?”, pikir saya dalam hati. Saya tidak bisa membiarkan perasaan ini terus berkecamuk dalam hati dan pikiran saya. Bisa-bisa perasaan ini membawa pengaruh buruk terhadap hubungan saya dengan teman saya yang memperoleh prestasi tersebut. Saya tidak ingin melakukan tindakan yang negatif sehingga menguarangi kinerja dan kualitas diri saya sendiri.

Betapa beruntungnya saya, pada saat saya menjelajahi dunia maya, saya menemukan sebuah hasil penelitian. Penelitian tersebut mempunyai judul Pengaruh Iri Pada Prestasi Belajar Terhadap Motivasi Belajar Pada Siswa Sma Negeri 1 Bergas dan Tuntang oleh Abinizar Zulvika seorang Mahasiswa Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Semarang. Pada penelitian tersebut membahas mengenai pengaruh dari iri terhadap motivasi belajar pada siswa, dan ternyata rasa iri tersebut dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga membuat nilai siswa yang merasa iri tersebut meningkat.

Rasa syukur sedit menjalar dalam hati saya. Ternyata rasa iri yang saya pendam selama ini dapat meningkatkan motivasi saya, yang pada akhirnya saya berharap juga kelak dapat mempunyai prestasi yang tidak kalah membanggakan. Saya mulai berfikir lagi bagaimana cara mengolah rasa iri ini dengan baik sehingga dapat meningkatkan motivasi. Setelah memlalui proses pemikirang yang mendalam, ada beberapa tips yang bisa saya sampaikan kepada pembaca untuk mengelola rasa iri tersebut.

Langkah pertama adalah mencari penyebab munculnya rasa iri tersebut. Jika kamu sudah mengetahui alasan dari rasa iri kamu itu, kamu bisa lebih mudah untuk menemukan cara yang paling tepat untuk mengatasai rasa iri yang kamu miliki dan membuangnya jauh-jauh. Selanjutnya langkah kedua adalah tidak membanding-bandingkan diri kamu dengan orang lain. Tidak membanding-bandingkan itu dikarenakan setiap orang mempunyai tujuan hidup dengan kemampuan yang berbeda-beda.

Dari alasan yang kedua selanjutnya adalah dengan menemukan kelebihan dalam diri dan fokus dengan kelebihan dan bakat yang dipunya. Meskipun kamu selalu merasa penuh kekurangan, tapi pasti ada kelebihan yang kamu miliki dan arahkan semua energi dan pikiran kamu untuk fokus pada kelebihan kamu, sehingga kamu bisa meninggalkan kebiasaan membandingkan diri kamu dengan orang lain. Temukanlah apa kelebihan kamu itu dan gunakan kelebihan kamu itu menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk kamu dan orang lain.

Agar kamu bisa fokus dengan kelebihan kamu, sebaiknya mecari dan berada di linkungan yang mendukung. Manusia sebagai makhluk sosial tentu tidak bisa lepas dari kehidupan lingkungan sekitarnya. Untuk menghilangkan rasa iri, kamu juga harus bisa menemukan lingkungan yang mendukung agar bakat dan kelebihan kamu lebih terlihat dan dihargai. Janganlah tetap berada di lingkungan yang terus menerus hanya menambahkan rasa iri kamu.

Langkah berikutnya yang dapat dilakukan untuk mengelola rasa iri dengan baik adalah memberikan pujian terhadap orang lain. Mulailah dengan memuji orang-orang terdekat kamu dan berikan pujian yang tulus tanpa ada maksud lain di belakanganya. Dengan demikian, pikiran kamu akan lebih positif dari orang lain dan rasa iri yang muncul pun akan cenderung bersifat positif. Sebagai upaya yang terakhir adalah menghargai diri sendiri. Hargailah apa yang telah kamu miliki dalam diri kamu. Hargai semua kelebihan kamu dan berusahalah untuk mengembangkannya menjadi lebih baik. Jika kamu bisa menghargai diri kamu sendiri, maka orang lain juga akan menghargai diri kamu.

Nah, ini lah beberapa tips dari saya untuk para pembaca yang sekiranya pernah mengalami hal yang saya rasakan, yaitu rasa iri. Manusiawi sekali jika rasa iri itu ada, sekarang tinggal bagaimana kita dapat mengolahnya menjadi sebuah motivasi dan membuat kita lebih baik lagi dari sebelumnya. Jangan hanya memlihara rasa iri terus menerus dan akhirnya malakukan tindakan yang tidak terpuji, semisal menjelek-jelekan teman kita yang mempunyai prestasi. Tunjukan kita sendiri juga mampu untuk berprestasi dengan kemampuan dan apa yang kita punyai. So always, be happy, be healty, be you and be original.